Fakta-Fakta di Balik Kesuksesan Comeback Bundesliga dari Epidemi Virus Corona

 Bulan Maret 2020 dapat disebutkan jadi mimpi jelek buat beberapa penggemar sepakbola di penjuru dunia. Beberapa liga teratas Eropa harus disetop sampai periode waktu yang tidak dipastikan karena epidemi virus corona.

Ya, virus membahayakan itu tengah berkecamuk di benua biru. Korban yang berjatuhan juga sentuh angka beberapa puluh ribu jiwa, hingga meneruskan kompetisi sepakbola di rasa jadi cara bunuh diri.

Tetapi seiring waktu berjalan, epidemi ini mulai berkurang di Eropa. Beberapa negara serta telah mengambil posisi lockdown mereka, hingga wawasan diawalinya kembali lagi pertandingan di Eropa mulai muncul.

Dari beberapa liga teratas Eropa itu, Bundesliga jadi perintis kembalinya diteruskannya kembali lagi musim 2019/20. Walau pernah memunculkan pro serta kontra, tetapi Bundesliga sukses mengadakan laga lagi pada tanggal 16 Mei 2020 tempo hari, serta sekarang ini telah mengadakan minggu ke-4 saat digelontorkan kembali lagi.

Nah kami ingin ajak Bolaneters untuk lihat beberapa bukti dibalik kesuksesan Bundesliga comeback di tengahnya epidemi virus corona, sedetailnya berikut ini.

Datangkan Rekor Penonton

Bundesliga menarik audiensi yang kuat di pasar global penting sesudah kembali lagi berlaga pada Sabtu, 16 Mei, walau laga dimainkan dengan cara tertutup – tanpa ada pemirsa.

Lima laga Bundesliga diawali hari Sabtu jam 1/2 empat sore waktu ditempat, mengundang perhatian lebih dari pada 3,6 juta pirsawan untuk setiap liputan tidak sama yang ditawarkan oleh penyiar tv berbayar, Sky Deutschland.

Berdasar data yang dikumpulkan BT Sport malam itu, pada laga Borussia Dortmund kontra Schalke 04 tertera kurang-lebih 500.000 pemirsa yang online cuma dari Inggris saja. BT menyiarkan empat laga Bundesliga yang lain di semua alirannya, yang dengan cara relevan tingkatkan jumlah itu.

Di Amerika Serikat, rating siaran Revierderby alias Dortmund kontra Schalke pada tayangan tv berbayar Fox Sports disampaikan naik 725 % – tertera di akhir laga yang diperlihatkan di aliran.

Bundesliga sekarang ini adalah salah satu sepak bola level atas Eropa yang ada siaran langsungnya untuk beberapa fansnya di penjuru dunia, serta banyak pirsawan di luar Jerman sudah minta beberapa penyiar internasional untuk menyiarkan minimal pertandingan-pertandingan dengan cara gratis. Robert Klein, kepala eksekutif internasional Bundesliga menjelaskan jika liga akan memberi suport penuh pada penyiar yang akan melakukan.

Penonton Karton

Saat sepak bola pada akhirnya kembali lagi (normal), tentunya akan berjalan di belakang bilik yang tertutup rapat. Geisterspiel, mereka mengatakan. Arti yang dipakai dalam beberapa cabang olahraga –terutama sepak bola- untuk memvisualisasikan laga yang dimainkan pada situasi dimana pemirsa tidak diperkenankan ada di stadion.

Kreasi menaklukkan kebosanan, serta untuk menangani atmosfer hampa yang dikarenakan kosongnya stadion, Borussia Moenchengladbach serta beberapa fansnya sudah ambil pendekatan baru untuk isi Borussia-Park lebih dari 10.000 potongan karton bergambarkan fans mereka untuk sisi dari kampanye #StayAtHome. Serta jadilah #StayAtStand!

Pada laga Die Fohlen menantang Bayer Leverkusen belakangan ini nampak formasi karton yang masih tetap terpampang rapi disamping tribun stadion, walau tertera karton-karton itu sudah dipasang semenjak bulan April kemarin.

Menjaga Jarak Dengan Style

Selebrasi gol juga turut terkena “jarak”-nya. Pada satu penuntasan pintar yang tempatkan BVB unggul 1-0 menantang Schalke, adalah gol ke-10 Haaland dalam sembilan laga terakhir kalinya untuk Dortmund yang membuat lakukan selebrasi dengan style “jarak sosial” baru di pojok lapangan.

Dia nampak berdansa enjoy sambil ketawa bersama-sama rekanan satu teamnya yang nampak jaga jarak saat pemain internasional Norwegia berumur 19 tahun itu berselebrasi ria.

(Bundesliga)

Hasil serta Klassemen Spieltag ke-29 Bundesliga: Bayern serta Dortmund Acara pesta Gol

Bayern Munchen serta Borussia Dortmund tidak menjumpai masalah yang cukup bermakna di spieltag ke-29 Bundesliga 2019/2020. Ke-2 team teratas klassemen acara pesta gol ke gawang beberapa lawannya.

Bayern Munchen melayani Fortuna Dusseldorf di Allianz Ajang. Tim garapan Hansi Flick sedang dalam perform paling baik. Mereka juga menang gampang dengan score 5-0 atas tamunya.

Robert Lewandowski menjadi lagi pembeda. Pemain dari Polandia itu cetak 2 gol. Sekarang, Lewandowski sudah cetak 29 gol serta jadi top scorer Bundesliga. Ia terus cetak gol.

Di tempat lain, Dortmund memang gampang atas Paderborn, juru kunci klassemen. Pasukan Lucien Favre menang dengan score 1-6. Tanpa ada Erling Haaland, ada Jadon Sancho yang tampil cemerlang dengan catatan tiga golnya.

Kemenangan juga penting dicapai Bayer Leverkusen. Melalui gol tunggal Kai Haverts, Leverkusen menang 1-0 atas Freiburg. Mereka sekarang ada di empat besar klassemen Bundesliga dengan 56 point.

Borussia Monchengladbach menang juga serta memeriahkan papan atas klassemen. Faktae Plea serta mitra menang 4-1 waktu melayani Union Berlin. Sekarang, Monchengladbach ada di tempat ke-3 klassemen dengan 56 point, unggul beda gol dari Leverkusen.

Hasil Spieltag ke-29 Bundesliga

Hasil Laga

Sabtu 30/5/2020

  • Freiburg 0-1 Bayer Leverkusen
  • Wolfsburg 1-2 Eintracht Frankfurt
  • Hertha Berlin 2-0 Augsburg
  • Mainz 05 0-1 Hoffenheim
  • Schalke 04 0-1 Werder Bremen
  • Bayern Munchen 5-0 Fortuna Dusseldorf

Minggu 31/06/2020

  • Borussia Monchengladbach 4-1 Union Berlin
  • Paderborn 1-6 Borussia Dortmund

Jadwal Laga

Selasa 02/06/2020

  • 01.30 WIB – FC Koln versus RB Leipzig

Klassemen Spieltag ke-29 Bundesliga

Daftar top scorer sesaat:

Sumber: Bundesliga

No Haaland No Party? Ah, Dortmund Masih Punyai Jadon Sancho

Erling Haaland alami luka di pertandingan menantang Bayern Munchen. Ini membuat Dortmund disangsikan dapat menang serta cetak banyak gol waktu bertemu Paderborn. Lalu, apakah yang berlangsung?

Dortmund bertemu Paderborn di spieltag ke-29 Bundesliga 2019/2020. Pertandingan diadakan di Benteler-Arena, Minggu (31/5/2020) pagi hari WIB.

Lucien Favre tidak dapat mainkan Erling Haaland. Striker asal Norwegia itu alami luka. Favre tidak punyai striker tengah alami yang lain. Karena, Paco Alcacer telah dipasarkan Januari 2020 kemarin.

Favre masih mainkan skema 3-4-3, dengan Thorgan Hazard yang dimainkan untuk striker tengah. Ia mendapatkan suport dari Julian Brandt serta Jadon Sancho yang tampil sedikit semakin ke belakang.

No Haaland No Party?

Semenjak awal 2020, Erling Haaland langsung jadi mesin pencetak gol buat Dortmund. Pemain berumur 19 tahun itu sudah cetak 10 gol di Bundesliga. Erling Haaland cetak 30.3 % gol Dortmund semenjak Januari [33 gol].

Tidaklah heran bila selanjutnya Dortmund disangsikan dapat tampil tajam di pertandingan menantang Paderborn.

Tetapi, lepas dari kualitas musuh -Paderborn juru kunci klasemen- Dortmund tampil benar-benar baik.

Dortmund pernah kesusahan di set pertama. Tidak ada gol terbentuk. Namun, di set ke-2, gabungan Thorgan Hazard, Julian Brandt, serta Jadon Sancho tampil sangatlah baik.

Disamping itu, dua wingback yaitu Raphael Guerreiro serta Achrag Hakimi rajin buka ruangan. Dortmund tampil demikian agresif di set ke-2 serta cetak 6 gol. Dortmund menang 1-6 dari Paderborn.

Masih Punyai Jadon Sancho

Jadon Sancho belum memperlihatkan tindakan cemerlang pada tiga awal Bundesliga saat restart. Tetapi, pemain dari Inggris memperlihatkan kelasnya di Benteler-Arena. Ia cetak 3 gol serta jadi ide Dortmund.

Ada peranan penting Julian Brandt serta Thorgan Hazard dibalik hattrick Jadon Sancho. Mereka seringkali buka ruangan serta memberikan sela buat Jadon Sancho untuk masuk dalam kotak penalti. Semasing memberikan astu assist untuk Sancho.

Jadon Sancho jadi pemain paling muda di Bundesliga yang cetak 30 gol.

Dengan catatan hattricknya, sekarang Jadon Sancho sudah cetak 17 gol serta 16 assist di Bundesliga. Dalam soal jumlah gol, Sancho cuma ketinggalan dari Timo Werner [24 gol] serta Robert Lewansdowski [29 gol].

Sumber: Bundesliga