Daftar Kampiun Liga Liga Elit Eropa

Daftar Kampiun Liga Liga Elit Eropa – Beberapa liga besar Eropa telah menyelesaikan musimnya diakhir bulan Juli ini. Dari lima liga besar di eropa terdapat empat liga besar yang tetap melanjutkan kompetisi di musim 2019/2020 ditengah pandemi corona yang belum usai ini yakni Liga Inggris, Liga Spanyol, Liga Italia dan Liga Jerman. Liga Jerman telah menemukan kampiun juaranya yakni Bayern Munchen. Dominasi Bayern Munchen di Bundes Liga terhadap klub-klub lainnya sangatlah luarbiasa.

Daftar Kampiun Liga Liga Elit Eropa

Daftar Kampiun Liga Liga Elit Eropa

Musim ini, Bayern Munchen telah menyegel trofi ke-30 mereka sebagai kampiun Liga Jerman. Belum ada klub lain yang bisa mengakhiri atau sekedar memutus dominasi Bayern Munich sejauh ini. Liga Jerman sendiri, telah mengakhiri musimnya ditahun ini yakni di bulan Juni yang lalu dengan hasil klasmen akhir empat besar yakni Munchen, Dortmund, Leipzig, dan Monchengladbach. Sementara itu, Liga Spanyol atau La Liga telah menyelesaikan kompetisi musim ini dengan 38 pertandingan. Real Madrid keluar sebagai juara dengan membukukan 87 point, disusul Barcelana diposisi runner up dengan koleksi 82 point.

Barcelona yang sempat memimpin klasmen hingga pertengahan musim, harus tergeser tahtanya hingga akhir klasmen karena inkonsistensi performa yang sempat mereka tunjukkan dibeberapa pertandingan terakhir dengan menelan kekalahan yang tak terduga. Kini, asa juara bagi Barcelona hanya tersisa di Liga Champion, setelah di Coppa Del Rey mereka juga kalah pada babak perempat final oleh Athletic Bilbao. Klasmen akhir empat besar di La Liga sendiri dihuni oleh Real Madrid, Bracelona, Athletico Madrid, dan Sevilla.

Liga Inggris sendiri di musim ini sepenuhnya menjadi milik Liverpool. Dominasi Liverpool di musim ini atas tim papan atas lainnya di Liga Inggris sangatlah perkasa. Bagaimana tidak, dipekan 37 liga Inggris, Liverpool sudah berhasil membukukan 96 poin dan unggul jauh dari para klub lainnya. Pesaing terdekatnya, Manchester City tertinggal jauh dari pengumpulan angka dan hanya mengkoleksi 78 poin dari total 37 laga. Sementara itu, persaingan sengit terjadi pada perebutan posisi empat besar yang mana beberapa klub papan atas seperti Chelsea, Leicester City, dan Manchester United tengah memperebutkan 2 tiket yang tersisa untuk slot Liga Champions di musim depan.

Manchester United dan Chelsea yang masing-masing berada di posisi ketiga dan keempat pada klasmen pekan ke-37, dengan sama-sama mengkoleksi 63 poin, secara ketat dibayangi oleh Leicester City di posisi kelima dengan total 62 poin. Di Liga Italia sendiri, dominasi penuh terus ditunjukkan oleh Juventus. Di musim ini, Juventus masih sulit tergoyahkan dari tangga juara di papan klasmen. Liga Italia yang hanya menyisakan tiga pertandingan lagi, berkemungkinan besar akan dilewati dengan lancar oleh Juventus. Musim ini, langkah Juventus untuk mengangkat trofi juara Liga Italia sudah semakin dekat.

Akan sangat menarik sekali tentunya untuk melihat bagaimana ending dari persaingan sengit yang terjadi antar klub papan atas diberbagai liga Eropa ini dalam memperebutkankan posisi strategis ditangga klasmen yang tengah dituju. Apalagi musim 2019/2020 akan segera berakhir dan para klub papan atas di Eropa harus segera siap untuk menatap musim 2020/2021 yang jedanya tidak lama dari musim ini.

MU Ingin ke Liga Champions Ini Syarat di Pekan Terakhir Liga Inggris

MU Ingin ke Liga Champions Ini Syarat di Pekan Terakhir Liga Inggris – Manchester United (MU) menyulitkan diri sendiri. Mereka sebenarnya memiliki peluang besar lolos ke Liga Champions jika mengalahkan West Ham. Namun, alih-alih mengalahkan sang tamu, MU malah bermain imbang 1-1,dinihari WIB. MU hanya bisa mencetak satu gol ke gawang West Ham melalui Mason Greenwood menit 51. Sementara gol West Ham dibuat Michail Antonio menit 45. Di laga lain, pesaing MU ke Liga Champions, yakni Chelsea dikalahkan Liverpool 5-3.

MU Ingin ke Liga Champions Ini Syarat di Pekan Terakhir Liga Inggris

Gol Liverpool dibuat Naby Keita menit 23, Alexander-Arnold menit 38, Wijnaldum menit 43, Firmino menit 55, dan Chamberlain menit 84. Sementara gol Chelsea dibuat Giroud menit 45, Tammy Abraham menit 61, dan Pulisic menit 73.

Hasil dua laga di atas membuat MU berada di posisi tiga klasemen sementara Liga Inggris. MU memiliki 63 poin dari 37 laga. Chelsea juga memiliki 63 poin dari 37 laga. Namun, MU unggul selisih gol dari Chelsea. Sementara, Leicester City ada di posisi lima klasemen sementara dengan 62 poin dari 37 laga.

Seperti diketahui, empat besar klasemen akhir akan lolos ke Liga Champions musim depan. Dua tiket ke Liga Champions sudah disegel Liverpool dan Manchester City. Dua tiket yang lain inilah yang diperebutkan MU, Chelsea, dan Leicester City. Dengan satu laga sisa di Liga Inggris, maka perebutan dua tiket ke Liga Champions akan seru.

Georginio Wijnaldum (kedua dari kiri) dipeluk rekannya usai menjebol gawang Chelsea, Rabu (22/7/2020) waktu setempat. Foto: AFP/ LAURENCE GRIFFITHS dipublikasikan Kompas.com
Georginio Wijnaldum (kedua dari kiri) dipeluk rekannya usai menjebol gawang Chelsea, Rabu (22/7/2020) waktu setempat. Foto: AFP/ LAURENCE GRIFFITHS dipublikasikan Kompas.com
Pekan terakhir Liga Inggris yang dilaksanakan pada Minggu (26/7/2020) mulai pukul 22.00 WIB akan jadi penentu. Di pekan terakhir, MU akan melawat ke kandang Leicester dan Chelsea akan menjamu Wolverhampton Wanderers. Berikut hitung-hitungan dan siapa yang akan dapat dua tiket sisa Liga Champions.
MU Lolos ke Liga Champions Jika?

Mampu mengalahkan Leicester City berapapun skornya
Seri melawan Leicester City berapapun skornya
Kalah melawan Leicester City, tapi Chelsea juga kalah dari Wolverhampton, (dengan catatan selisih gol MU tetap lebih baik dari Chelsea)
Chelsea Lolos ke Liga Champions Jika?

Mampu mengalahkan Wolverhampton berapapun skornya
Seri melawan Wolverhampton berapapun skornya
Kalah dari Wolverhampton, tapi Leicester juga kalah dari MU
Leicester Lolos ke Liga Champions Jika?

Mengalahkan MU berapapun skornya
Seri melawan MU, tapi Chelsea kalah dari Wolverhampton
Dengan hitung-hitungan seperti di atas, maka laga pekan terakhir jelas akan seru. MU dan Leicester akan mati-matian di laga terakhir untuk masuk ke empat besar klasemen akhir Liga Inggris. Di sisi lain, Chelsea juga harus bertarung mati-matian melawan Wolverhampton.

Di laga pamungkas, Wolverhampton tentu tak akan mengalah begitu saja. Sebab, jika kalah mereka bisa kehilangan tiket lolos ke Liga Europa musim depan.

Usai Kandaskan Sassuolo AC Milan Perpanjang Kontrak Stefano Pioli

Usai Kandaskan Sassuolo AC Milan Perpanjang Kontrak Stefano Pioli – Performa apik nan meyakinkan di 9 laga terakhir akhirnya membuahkan hasil positif bagi karier pelatih kepala AC Milan saat ini, Stefano Pioli. Pagi tadi atau Selasa (21/7) malam waktu Italia, negosiasi antara Milan dan Ralf Rangnick dikabarkan batal. Pernyataan ini keluar dari mulut penasihat Ralf Rangnick sendiri, Marc Kosicke. Harian bola asal Jerman, Kicker jadi pihak pertama yang merilis pernyataan mengejutkan tersebut.

Usai Kandaskan Sassuolo AC Milan Perpanjang Kontrak Stefano Pioli

Usai Kandaskan Sassuolo AC Milan Perpanjang Kontrak Stefano Pioli

Selang beberapa waktu kemudian, berita tersebut diamini harian Jerman lainnya, Bild. Tak cukup sampai disitu, media-media Italia seperti Football Italia dan Sky Sports akhirnya mengeluarkan statement yang sama bahwa kedua kubu sepakat untuk membatalkan kontak kerja sama. Pernyataan ini tentu mengejutkan. Pasalnya, sejak November lalu Ralf Rangnick sudah diisukan tengah menjalin kontak dengan AC Milan untuk jadi pelatih dan direktur olahraga di klub asal Kota Milan tersebut.

Seolah tak peduli dengan kinerja pelatih Milan saat ini, kabar Rangnick yang akan membawa gerbong besar ke Milan terus berhembus. Mantan pelatih RB Leipzig itu bahkan sempat dirumorkan tengah menjalin kemungkinan datang ke Milan hanya sebagai Direktur olahraga saja dan Pioli tetap melatih musim depan. Bahkan, beberapa saat lalu AC Milan dan Rangnick dilaporkan sudah deal. Inilah yang menyebabkan kabar batalnya Rangnick ke Milan sebagai kejutan drama AC Milan musim ini.

Seperti yang sudah diprediksi dan telah dinyatakan juga oleh penasihat Rangnick, bahwa penyebab utama batalnya kontak kerja sama tersebut adalah buah dari tangan dingin Pioli. AC Milan pun mengeluarkan pernyataan resminya seusai laga melawan Sassuolo dini hari tadi. AC Milan mengumumkan penyelesaian perjanjian dengan Stefano Pioli untuk perpanjangan kontrak dua tahun dari kontraknya sebagai Pelatih Kepala yang sekarang akan berakhir pada Juni 2022.” — bunyi pernyataan resmi di laman acmilan.com

Ya, Milan akhirnya memutuskan untuk mempertahankan Pioli dan memberinya perpanjangan kontrak. Jika melihat dari hasil kinerjanya hingga dini hari tadi, maka keputusan ini rasanya tepat. Pioli tak hanya mengubah Milan di atas lapangan, namun ia juga berhasil membangun klub dan pemain secara kolektif sesuai visi dan nilai klub. Pernyataan tersebut dirilis tepat setelah Milan mengandaskan tuan rumah Sassuolo. Bermain di Mapei Stadium, Pioli membawa I Rossoneri mengandaskan tuan rumah dan memastikan Milan lolos ke Liga Europa.